Masa Depan Yaya Toure Tak Menentu

Yaya Toure

Yaya Toure saat ini masih berstatus sebagai pemain Manchester City. Dimana, kontrak sang pemain akan habis pada akhir musim ini. Pihak klub pun sejauh ini belum menyodorkan kontrak baru untuk pemain yang sudah menginjak usia 33 tahun tersebut. Sehingga, pada bursa transfer panas musim depan, dipastikan Toure bebas agen.

Yaya Toure

Masa depan Yaya Toure di Manchester City masih belum menentu

Tetapi, pihak City mengharapkan kepada Yaya Toure untuk tetap bertahan hingga masa baktinya habis, yakni akhir musim 2016/2017. Walau sang pemain diperbolehkan untuk meninggalkan klub pada bursa musim dingin mendatang, yang sebentar lagi akan resmi dibuka, tepatnya pada tanggal 1 Januari tahun mendatang. Hal tersebut lantaran menyusul cedera yang diderita oleh Ikay Gundogan. Pemain asal Jerman tersebut diprediksi akan kembali merumput di musim baru mendatang.

Dengan cederanya Gundogan yang merupakan pilar penting di lini tengah permainan The Citizens, maka tak ada opsi pemain lain selain Toure untuk mengisi posisi tersebut. Sehingga pihak klub berharap agar Yaya tidak hengkang pada bulan Januari nanti. Demi membantu tim meraih gelar juara.

Kepastian masa depan pemain kelahiran 13 Mei 1983 tersebut hingga kini masih abu-abu. Sang pelatih Pep Guardiola pun juga tidak mengetahui mengenai masa depan sang pemain. “Saya tidak mengetahui apakah Dia (Yaya Toure) akan hengkang pada bursa transfer musim dingin ini atau tidak. Yang saya tahu, bahwa dia memutuskan untuk mengakhiri kontraknya. Saat ini, kami memiliki waktu untuk berdiskusi bersama sang pemain,” ujar Pep.

Mantan manajer yang sukses bersama Barcelona tersebut menambahkan, bahwa Yaya memiliki kualitas yang tak perlu lagi diragukan. “Yaya memiliki kehebatan dalam mengelola bola di lini tengah. Walau usianya sudah 33, tetapi Ia seperti remaja. Ia bermain sangat tenang saat memegang bola. Yaya merupakan pemain yang sangat luar biasa,” tutup Pep.

Yaya Toure pun angkat bicara mengenai masa depannya. Ia mengungkapkan bawa dirinya masih merupakan pemain City. “Kalian semua tahu, bahwa saya ini masih berseragam City. Di sepakbola, perlu kerjas keras dan tak ada yang mudah. Saya membicarakan ini kepada anak-anak saya,” ujar Yaya.

Pemain yang memulai karirnya bersama Beveren, menambahkan bahwa dirinya sangat mencintai dunia sepakbola. “Saya merasa senang dapat berbagi penderitaan bersama rekan-rekan diatas lapangan. Sepakbola sangatlah saya cintai. Ini sebuah pekerjaan yang sangat menyenangkan,” tutup pemain timnas Pantai Gading.

City Siap Hadapi Hull City Di Laga Boxing Day

Manchester City pada pekan sebelumnya sukses melewati hadangan Arsenal dengan skor 2-1. Kini, bersiap-siap untuk bertandang ke KCOM Stadium, markas Hull City dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke 18. Laga ini akan menguji kembali konsisten City di tabel klasemen.

Manchester City vs Hull City

Manchester City bersiap bertandang ke markas Hull City dalam laga Boxing Day

Hingga matchday ke 17, The Citizens bertengger di posisi ketiga dengan raihan 36 poin. Hanya berjarak satu poin saja dari urutan kedua yang dihuni oleh Liverpool dan tujuh poin dari sang pemuncak klasemen yang diklaim oleh Chelsea. Sementara itu, pesaing terdekat mereka di posisi keempat ditempati oleh Arsenal yang hanya berselisih dua poin saja.

Sedangkan The Tigers berada di posisi juru kunci dalam tabel klasemen dengan hanya berhasil meraih 12 poin saja. Poin tersebut sama dengan yang diperoleh Swansea City.

Laga antara City melawan Hull City tentu akan berjalan menarik. Mengingat, dengan meraih kemenangan, masing-masing klub mampu memperbaiki posisi mereka di tangga klasemen sementara.

Guardiola: Kemenangan Melawan Hull City Amat Penting

Pep Guardiola

Pep Guardiola mengungkapkan kemenangan sangat penting

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengungkapkan bahwa kemenangan sangatlah penting. “Kemenangan penting bagi kami saat bertandang ke markas mereka (Hull City). Demi menempel Chelsea di puncak klasemen dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain,” ungkap Pep.

Balotelli Berencana Kembali Bermain Di Inggris

Mario Balotelli

Mario Balotelli yang saat ini kembali bersinar bersama Nice, setelah melewati masa buruknya ketika bermain di klub Liverpool, memiliki rencana untuk kembali ke tanah Inggris dan membela salah satu klub disana. Tetapi Ia mengungkapkan, bahwa tak ingin bergabung bersama The Reds. Dirinya lebih tertarik bermain untuk Manchester City ataupun Arsenal.

Mario Balotelli

Mario Balotelli berencana kembali bermain di tanah Inggris

Penyerang berusia 26 tahun tersebut mengatakan, jika dirinya kembali merumput di tanah Britania. Ia tak ingin kembali berseragam Liverpool. “Jika saya suatu saat nanti kembali bermain di Liga Primer Inggris. Tentu saya tak akan bergabung bersama mereka (Liverpool). Karena disana, pada masa saya tidak tampil baik. Namun mereka merupakan tim hebat dengan sejarah yang luar biasa,” ujar Balotelli.

Pemain berkebangsaan Italia menambahkan, kemungkinan dirinya akan lebih memilih untuk kembali reuni bersama Manchester City dan kemungkinan kedua memilih Meriam London. “Saya pernah merasakan karir saya cemerlang bersama City. Apabila pintu itu terbuka (bergabung bersama City) lagi, kemungkinan saya akan kembali bereuni bersama mereka (City). Namun, saya juga menyukai permainan Arsenal. Itu bukan berarti saya akan membela mereka (Arsenal). Saya hanya menyukainya,” tambah Balotelli.

Sejauh ini, Balotelli berhasil mencetak enam gol dan membantu Nice menduduki puncak klasemen Ligue 1 dengan raihan 39 poin. Hanya berjarak tiga poin saja dari AS Monaco dan empat poin dari sang juara bertahan, Paris Saint Germain.

Liverpool vs West Ham United

Sementara itu, mantan klub Balotelli, Liverpool akan kedatangan tamu di Anfield Stadium, dalam lanjutan Liga Primer Inggris pekan ke 15, yakni West Ham United. Laga ini akan berlangsung pada tanggal 11 Desember 2016, pukul 23.30 WIB. Pertandingan di prediksi akan berjalan sangat ketat dan menarik.

Liverpool vs West Ham United

Duel ketat di laga antara Liverpool vs West Ham United

Lantaran, The Reds yang pada dua pekan lalu menduduki puncak klasemen, posisinya harus diambil alih oleh Chelsea. Bahkan, posisi mereka saat ini berada di urutan ketiga, dibawah Arsenal yang bertengger di posisi runner up dengan selisih poin satu dan berjarak empat poin saja dari sang pemuncak klasemen.

Terlebih, pada pertandingan terakhir, secara mengejutkan Bournemouth berhasil menandaskan tim asuhan Jurgen Klopp yang sempat unggul 0-2 dan kembali melebarkan jaraknya menjadi 1-3, harus berakhir dengan skor 4-3 untuk keunggulan The Cherries. Tentu kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah bagi sang manajer, demi meraih kemenangan dan kembali ke jalur perburuan gelar juara.

Sedangkan lawan yang dihadapi, West Ham United juga akan mengincar poin penuh. Saat ini, mereka berada di posisi ke 17 dalam tangga klasemen. Hanya berselisih satu poin saja dari zona degradasi, yang ditempati oleh Sunderland dengan raihan 11 poin. Kemenangan mutlak diraih oleh The Hammers demi terus berada di kasta tertinggi Inggris.

Di pertandingan terakhir, tim asuhan Slaven Bilic juga menelan pil pahit. Tak tanggung-tanggung, mereka dibantai oleh klub yang sama-sama berasal dari kota London, Arsenal. The Gunners berhasil membantai West Ham United dengan skor yang sangat telak, 1-5 di London Stadium.

Payet: Tiga Poin Mutlak Diraih

Dimitri Payet

Dimitri Payet tengah berduel dengan sejumlah pemain Liverpool

Bintang West Ham United, Dimitri Payet menungkapkan bahwa kemenangan mutlak harus diraih, agar terhindar dari zona degradasi dan kembali ke jalur kemenangan. “Saatnya meraih poin sempurna dan menjauhkan dari zona merah. Kami tau, laga nanti akan sulit bagi kami, terlebih mereka juga mengalami kekalahan pada pekan lalu. Tetapi, kami yakin, bahwa kami akan pulang dengan membawa poin penuh,” ungkap pemain yang bersinar bersama timnas Perancis dalam ajang Uero 2016 lalu.