Alex Witsel Tampak Ragu Untuk Hijrah Ke Juventus

Alex Witsel

Alex Witsel tampaknya mulai ragu untuk hijrah ke Serie A dan bergabung bersama Juventus. Pemain bintang Zenit St Petersburg ini memang seringkali dikabarkan akan pindah ke klub Il Bianconeri tersebut. Tetapi belakangan ini, sang pemain mulai memikirkan kembali peluangnya tersebut.

Gelandang berkebangsaan Belgia ini pada bursa transfer panas lalu, hampir saja mengenakan kostum Nyonya Tua untuk musim depan. Namun transaksi tersebut tidak berjalan dengan baik, lantaran sang pelatih Zenit, Lucescu belum berhasil mencari pengganti yang sepadan. Alhasil, sang pemain tetap bertahan dan manajer mengandalkan kualitas yang Ia miliki di setiap laganya.

Alex Witsel

Alex Witsel saat ditanya mengenai masa depannya

Management klub pun sejatinya sudah memberikan kontrak baru untuk sang pemain yang akan habis pada bulan Juni 2017 mendatang. Tetapi, Witsel masih belum memutuskan masa depannya, apakah akan tetap bertahan atau hijrah ke klub lain yang meminati bakatnya, yaitu Juventus.

Sehingga, apabila pemain yang kini masih berusia 27 tahun tidak juga memutuskan dalam waktu dekat. Maka, pihak klub akan melepasnya pada bursa musim dingin mendatang, yang akan resmi dibuka per tanggal 1 Januari dan berakhir hingga 31 Januari 2017. Keputusan Zenit tersebut bukan tanpa alasan, lantaran apabila sang pemain tidak juga memperpanjang kontrak. Maka dapat dipastikan Witsel dapat dimiliki dengan cara gratis atau free agent. Tentu management klub tak ingin melepas bintangnya tersebut dengan cuma-cuma dan tidak mendapatkan pemasukkan.

Giuseppe Marotta selaku Direktur umum Juventus mengungkapkan, bahwa pihaknya masih memiliki hasrat untuk kembali mendapatkan tanda tangan Alex Witsel pada bursa musim dingin nanti atau di saat masa kontraknya bersama Zenit selesai, yakni pada Juni 2017 mendatang. “Kami terus memantau perkembangan sang pemain, jika memungkinkan, maka akan putuskan untuk mendatangkannya,” ungkap Marotta.

Alex Witsel sendiri sudah memberikan konfirmasi mengenai kemungkinan Ia pindah ke Turin. “Mungkin pada musim panas lalu, saya dapat saja pindah ke Juventus. Tetapi sang pelatih tak memberikan izin akan transfer tersebut. Hal itu sedikit membuat saya kecewa. Namun saya tetap bekerja sepenuh hati saya untuk Zenit,” ungkap Witsel.

Pemain berambut kribo tersebut menambahkan, bahwa seluruh keputusan berada di tangan klub. “Hingga saat ini, saya masih merupakan pemain Zenit dan saya terus bekerja demi membantu tim untuk meraih kemenangan di setiap laganya. Urusan masa depan, apakah saya masih berada disini atau pergi ke klub lain pada Januari mendatang, sepenuhnya ada ditangan klub,” tutup mantan pemain Benfica tersebut.

Juventus Kokoh Di Puncak Klasemen Serie A

Sementara itu, Juventus sejauh ini masih kokoh berada di puncak klasemen Serie A dengan raihan 36 poin. Dengan catatan, berhasil meraih 12 kemenangan dan harus menelan kekalahan sebanyak 3 laga. Namun, posisi Nyonya Tua tak cukup aman, lantaran AS Roma dan AC Milan yang secara perlahan mampu naik ke zona Champions, terus menghantui. Kedua klub tersebut, kini memiliki poin yang sama, yakni 32 poin, atau hanya berjarak 4 poin saja.

Juventus

Juventus kokoh di puncak klasemen Serie A

Demi mempertahankan posisinya di urutan pertama, tim asuhan Massimiliano Allegri harus memenangkan laga melawan Torino dalam lanjutan giornata ke 16 Serie A. Tentu laga tersebut bukanlah pertandingan yang mudah, mengingat laga bertajuk Derby della Mole akan mempertemukan klub yang sama-sama berasal dari kota Turin.

Allegri: Derby Turin Menentukan

Massimiliano Allegri

Massimiliano Allegri saat memberikan konferensi pers jelang laga melawan Torino

Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa laga pada pekan ke 16 mendatang merupakan laga yang menentukan. Laga bertajuk Derby Turin tersebut akan berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino pada tanggal 11 Desember 2016. Derby Turin tentu sangat menentukan. Jika kita berhasil memenangkannya, maka menunjukkan bahwa kita adalah tim yang siap untuk meraih scudetto musim ini,” ungkap mantan pelatih AC Milan tersebut.